Tunarungu dapat diartikan sebagai suatu keadaan kehilangan pendengar yang mengakibatkan seseorang tidak dapat menangkap berbagai perangsangan terutama melalui indera pendengaran.
SUMBER :
Permanarian Somad, Orthopedagogik Anak Tunarungu, (Jakarta : Depdikbud, 1996), h. 27
KONTRIBUTOR :
Admin/Webmaster
Leave a Reply