Diagnostik Kelompok dan Pekerjaan

Supriadi, M.Pd

Supriadi, M.Pd

BAB 6

Diagnostik kelompok dan pekerjaan

 

Desain organisasi jelas merupakan input utama untuk desain grup. Hal ini terdiri dari komponen desain yang mengkarakteristikkan organisasi yang lebih besar dengan grup yang disisipi dengan: teknologi, struktur, sistem pengukuran dan sistem sumber daya manusia, layaknya budaya organisasi.

Komponen desain  level kelompok

Sebuah grup memiliki lima komponen utama: kejelasan tujuan/sasaran, struktur tugas, komposisi grup/kelompok, fungsi tim, dan norma kinerja.

  • Kejelasan sasaran.

Kejelasan sasaran mengacu pada seberapa baik kelompok memahami tujuan. Secara umum  tujuan harus cukup menantang, harus ada metode untuk mengukur, monitoring, dan memberikan umpan balik tentang pencapaian tujuan; tujuan harus jelas dipahami anggota

  • Struktur tugas

Berkaitan dengan bagaimana kerja kelompok dirancang.  Bervariasi pada  dua dimensi kunci :

  1. Upaya anggota berkoordinasi. Koordinasi merupakan hal yang penting pada kelompok pelaksana/penyelenggara, seperti tim bedah dan kelompok pemecah masalah.
  2. Regulasi perilaku tugas mereka. Dimensi regulasi mencakup tingkat kesanggupan anggota mengontrol kinerja mereka masing-masing dan secara relative bebas dari kendali luar seperti pengawasan, perencanaan, dan program.
  • Komposisi kelompok

Keanggotaan kelompok mencakup keanggotaan kelompok. Variabel demografi seperti usia, pendidikan, pengalaman, ketrampilan dan kemampuan dapat mempengaruhi orang berperilaku dan berhubungan satu sama lain dalam kelompok.

  • Fungsi tim

Fungsi tim adalah mengenai kualitas dinamika kelompok diantara anggota. Bagaimana anggota berhubungan satu sama lain penting dalam kelompok kerja  karena dapat mempengaruhi kinerja tugas

 

 

  • Norma kinerja

Norma kerja adalah mengenai aturan tidak tertulis yang mengatur perilaku.  Keyakinan anggota tentang bagaimana kelompok harus melakukan tugasnya dan termasuk  norma kinerja pada tingkat yang dapat diterima

Output:

  • Dua dimensi efektifitas kelompok: Kinerja dan kualitas kehidupan kerja
  • Kinerja: mengurangi biaya, meningkatkan produktivitas, atau meningkatkan kualitas
  • Kualitas kehidupan kerja: Kohesivitas tim: komitmen terhadap kelompok dan organisasi, Kepuasan Anggota

 

Desain komponen level individu

Desin komponen level individu terdiri dari: input, komponen desain, and relasi sesuai kebutuhan untuk mendiagnosis pekerjaan.

Input

Ada tiga input utama yang mempengaruhi desain pekerjaan: desain organisasi, desain grup, dan organization design, group design, and karakteristik pribadi pelaksana.

  • Desain organisasi dikaitkan dengan organisasi yang lebih besar didalamnya yang mana pekerjaan individu merupakan unit terkecil.
  • Desain grup mengaitkan grup atau department yang lebih besar dengan memasukkan/ menyertakan pekerjaan individual.
  • Karakteristik personal dari individual-individual yang menduduki pekerjaan mencakup usia mereka, pendidikan, pegalaman, dan keterampilan serta kemampuan.

 

Komponen Desain

Pekerjaan individual memiliki lima dimensi kunci: variasi keterampilan, identitas tugas, signifikansi tugas, otonomi, dan umpan balik mengenai hasil.

  • Variasi keterampilan mengindentifikasikan tingkatan bagaimana sebuah pekerjaan memerlukan rentangan aktifitas dan kemampuan untuk melakukan pekerjaan.
  • Identitas tugas memastikan tingkatan pekerjaan yang mana memerlukan penyelesaian dari keseluruhan pembagian pekerjaan yang bisa diidentifikasikan.
  • Signifikansi tugas mengidentifiasikan tingkatan pekerjaan mana yang memiliki pengaruh signifikan kepada kehidupan orang lain.
  • Otonomi mengindikasikan tingkatan pekerjaan mana yang menyediakan kebebasan dan pertimbangan pada jadwal pekerjaan serta menentukan metode kerja.
  • Umpan balik adalah mengenai hasil yang mencakup tingkatan pekerjaan mana yang menyediakan kepada karyawan informasi secara langsung dan jelas mengenai keefektifan pencapaian tugas.

Lima dimensi pekerjaan diatas bisa dikombinasikan kedalam keseluruhan ukuran peningkatan pekerjaan.

Fits

Desain pekerjaan harus sesuai dengan input pekerjaan untuk menghasilkan output kerja yang efektif, seperti kualitas dan jumlah yang tinggi dari pencapaian individu, ketidakhadiran rendah, dan tingginya kepuasan kinerja. Peneliti mengungkapkan kesesuaian antara input kerja dan desain kerja: Desain kerja harus sama dengan desain organisasi dan kelompok yang lebih besar dimana pekerjaan ditetaplan. Desain kerja harus sesuai dengan karakteristik personal dari penyelenggara jika mereka melaksanakan secara efektif dan memperoleh kepuasan dari pekerjaan.

Analisis

Diagnosis dari input level-individu menjawab pertanyaan-pertanyaan dibawah ini:

  • Apa desain organisasi yang lebih besar dimana pekerjaan individual disertakan?
  • Apa desain kelompok yang berisi pekerjaan individu?
  • Apa karakteristik pribadi penyelenggara/jobholders?

Diagnosis pekerjaan individual mencakup dimensi pekerjaan dibawah ini:

  • Berapa banyak berbagai keterampilan yang termasuk kedalam pekerjaan?
  • Berapa banyak tugas identitas yang terdapat pada pekerjaan?
  • Berapa banyak signifikansi tugas yang terlibat dalam pekerjaan?
  • Berapa banyak otonomi yang termasuk dalam pekerjaan?
  • Berapa banyak umpan balik tentang hasil yang terdapat pada pekerjaan?

Ketika karakteristik pekerjaan diperhatikan secara bersamaan, program kerja administrasi tampak memiliki tingkat kekayaan tinggi. Variasi tugas, identitas tugas, signifikansi tugas, otonomi, dan umpan balik mengenai hasil, semuanya tinggi. Dari waktu ke waktu, tingkat kekayaan tampak semakin ditingkatkan karena variasi keterampilan dan otonomi yang telah ditingkatkan.

 

Download File .Doc

Share Button
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Protected by WP Anti Spam