Review Jurnal APITP 1

TUGAS MINGGUAN(SEARCHING OF JOURNAL)Jurnal ke-1
NAMA / NIM : Supriadi/15169031
EMAIL : Supriadistainbukittinggi@gmail.com
WEB SITE :
  1. http://www.andragogi.com
  2. http://www.teoribagus.com
HP : 08116654151 – 08126764151
ALAMAT SUMBER : worldwidejournals.com
A RENCANA JUDUL DISERTASI PENGEMBANGAN MODEL EVALUASI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (DIKLAT) BERBASIS MANUAL DAN DIGITAL
B JUDUL ARTIKEL JURNAL (ASLI) Awareness Training Model of Teaching :Increasing Human Awareness
PEMILIK ARTIKEL Dr. Mujibul Hasan Siddiqui
PEKERJAAN Assistant Professor, Department of Education, Aligarh Muslim University, Aligarh Uttar Pradesh
ABSTRACT (ASLI) Awareness Training Model was described by William Schutz especially in FIRO: A Three-Dimensional Theory of Interpersonal Behaviour, Joy: Expanding Human Awareness; and Elements of Encounter”.Objectives of the model are:to develop the potentiality of the students, to achieve satisfaction at maximum level, to make joyful learning etc.There are two phases of the model such as First : Posing and completing the task Second : Discussion or Analysis of Phase one. Application of the model are: to develop personal awareness, to make interpersonal success, to help educational designers, curriculum developers and teachers, to develop affective education, to put students in several educational activities etcKEYWORDS : Awareness Training Development Model
C RINGKASAN JURNAL Awareness is “knowledge or understanding of a subject issue, or situation (Macmillan English Dictionary for Advanced Learners). Awareness Training Model was described by William Schutz especially in FIRO: A Three-Dimensional Theory of Interpersonal Behaviour, Joy: Expanding Human Awareness; and Elements of Encounter”.Objectives of the Model:The objectives of the model are as under :

  1. To develop the potentiality of the students.
  2. To achieve satisfaction at maximum level.
  3. To make joyful learning
  4. To enhance the feelings of the students
  5. To make the awareness about the humanity.
  6. To acquire knowledge, understand and experience.
  7. To develop logical and creative thinking.
  8. To make the integration of intellectual development.
  9. To make the interpersonal development
  10. To make the individual’s relationship to societal institutions, social organization and culture.
  11. To help people become aware of their body mannerisms, and the emotions behind them.
  12. To become a keen observer of other people’s behavior so that we can discriminate a rigid smile that howls back sadness from one revealing joy and pleasure.

 

The Encounter Strategy: Exploratory Games

Schutz explains series of concepts and procedures as encounter theory. According to Schutz, “Encounter is a method of human relating based on openness and honesty, self-awareness, responsibility, awareness of the body, attention to feelings, and an emphasis on the here and now. It usually occurs in a group setting. Encounter is thereby insofar as it focuses on removing blocks to better functioning. Encounter is education and religion in that it create conditions leading to the most satisfying use of personal capacities”.

 

Model of Teaching

The Awareness Training Model varies from one leader (or therapist) to another and from one group to another. In the Awareness Training Model, we present a group with a table that involves exploration of an area in a warm emotional way, and in the extensive use of discussion where frankness and open expression of affect are encouraged. The model also utilize a common storehouse of exploratory games. Regardless of style, they emphasize unlocking the potential of each individual and capatilizing on the unique possibilities of the group.

  1. Abstrak (Bahasa Indonesia)
Model Pelatihan Kesadaran digambarkan oleh William Schutz terutama di FIRO : sebagai suatu teori tiga dimensi perilaku interpersonal, Joy : memperluas kesadaran manusia ; dan unsur encounter “. Tujuan utama dari model ini adalah: untuk mengembangkan potensi siswa, untuk mencapai kepuasan pada tingkat maksimum, untuk membuat pembelajaran menjadi menyenangkan dan lain sebagainya. Ada dua fase dari model ini, yaitu pertama : menuntaskan dan menyelesaikan tugas, kedua : diskusi atau analisis tahap satu. Sedangkan penerapan model ini adalah: untuk mengembangkan kesadaran pribadi, untuk membuat individu menjadi sukses, untuk membantu desainer pendidikan, pengembang kurikulum dan guru, untuk mengembangkan pendidikan afektif, untuk menempatkan siswa dalam beberapa kegiatan pendidikan dan lain-lain.KATA KUNCI : Model Pengembangan Pelatihan Kesadaran
  1. Teori yang digunakan
Analisis Eksploratif
  1. Metode penelitian
Metode Kuantitatif
  1. Hasil penelitian
Model Pengajaran Pelatihan Kesadaran akan berbeda dari satu pemimpin dengan pemimpin yang lain dan dari satu kelompok ke kelompok lain. Dalam Model Kesadaran Pelatihan, kami menyajikan sebuah kelompok dengan meja yang melibatkan eksplorasi daerah dengan cara emosional yang hangat, dan dalam penggunaan ekstensif dari diskusi di mana kejujuran dan terbuka ekspresi mempengaruhi. Model ini juga memanfaatkan gudang umum permainan eksplorasi . Terlepas dari gaya, mereka menekankan membuka potensi masing-masing individu pada kemungkinan yang unik dari kelompok. Model ini memiliki beberapa langkah seperti sintaks, sistem sosial, prinsip-prinsip reaksi, sistem pendukung, aplikasi dan instruksional dan efek mengasuh .
Sintaks :Sintaks memiliki dua fase seperti di bawah, Pertama : menyamar dan menyelesaikan tugas. Kedua : diskusi atau analisis tahap satu. Sistem Sosial :Dalam sistem sosial, iklim sosial yang dihasilkan diperlukan seperti kemauan untuk mengeksplorasi diri sendiri rasa tanggung jawab dalam membantu orang lain untuk mengeksplorasi diri mereka sendiri, sebuah keterbukaan untuk berinteraksi atas isu-isu : Sebuah tim bekerja sama juga diperlukan untuk meningkatkan kemungkinan dan kapasitas mereka sebagai individu dan kelompok . Prinsip Reaksi :Guru membantu siswa untuk mencapai wawasan ke dalam perilaku mereka sendiri. Guru juga mendukung untuk mengembangkan alat konseptual untuk menggambarkan perilaku mereka sehingga mereka dapat memanipulasi dari mereka. guru mempertahankan keterbukaan setiap saat untuk penerimaan perasaan dan ide dari siswa.Sistem pendukung :Menurut Joyce dan Weil, Pemimpin pada model ini membutuhkan akses atau keakraban dengan berbagai permainan eksplorasi yang berhubungan ke daerah-daerah interpersonal inklusi, control, dan kasih sayang.
  1. Kesimpulan dan saran
  2. Daftar rujukan
  3. George Brown (1968): Humanistic Education Report to the Ford Foundation on the Ford-Esalen Project, “A Pilot Project to Explore ways to Adapt Approaches in the Affective Domain to the School Curriculum”. In Joyce, bruce and weil,marsha 1985 models of teaching printice hall india private limited new delhi
  4. Gerald Weinstein and Mario D. Fantini editors (1970): Toward Humanistic Education: A Curriculum of Affect, New York, Praeger Publishers, Inc.In Joyce, bruce and weil,marsha 1985 models of teaching printice hall india private limited new delhi
  5. Howard Lewis and Harold Straitfeld (1970): Growth Games, New York, Harcourt Brace Jovanovich, Inc.In Joyce, bruce and weil,marsha 1985 models of teaching printice hall india private limited new delhi
  6. Janet Lederman (1973): Anger and the Rocking Chair, New York, The Viking Press. In Joyce, bruce and weil,marsha 1985 models of teaching printice hall india private limited new delhi
  7. Kahn, S.B. and Joel Weiss (1973): “The Teaching of Affective Responses”, in the Second Handbook of Research on Teaching, ed. Robert M.W. Travers, Chicago: Rand McNally & Company.In Joyce, bruce and weil,marsha 1985 models of teaching printice hall india private limited new delhi
  8. Schultz, Joy: Expanding Human Awareness, New York, Grow Press inc, 1969 In Joyce, bruce and weil,marsha 1985 models of teaching printice hall india private limited new delhi
  9. Siddiqui, Mujibul Hasan (1993) “Excellence of Teaching:A Model | Approach”, Ashish Publishing House, New Delhi. ISBN NO 81-7024- 542-7
  10. Siddiqui, Mujibul Hasan & Khan, Mohd.Sharif (1991): Models of teaching; Theory and Research, New Delhi, Ashish Publishing House. ISBN NO
  11. Siddiqui, MujibulHasan (2008) Models of Teaching Ashish Publishing House New Delhi ISBN NO 978-81-313-0382-5
  12. Uvaldo Palomeres, Geraldine Ball and Harold Bessell, Magic Circle (1973): Human Development Programme.In Joyce, bruce and weil,marsha 1985 models of teaching printice hall india private limited new delhi
  13. William Schutz, FIRO (1958): A Three Dimensional Theory of Interpersonal Behaviour, New York, Holt, Rinehart & Winston In Joyce, bruce and weil,marsha 1985 models of teaching printice hall india private limited new delhi
  14. William Schutz (1973): Elements of Encoutner Big Sur, Galif: Joy Press.In Joyce, bruce and weil,marsha 1985 models of teaching printice hall india private limited new delhi
Tujuan dari model ini adalah seperti di bawah :1.         Untuk mengembangkan potensi siswa .2.         Untuk mencapai kepuasan pada tingkat maksimum .3.         Untuk membuat pembelajaran yang menyenangkan4.         Untuk meningkatkan perasaan siswa5.         Untuk membuat kesadaran tentang kemanusiaan .6.         Untuk memperoleh pengetahuan , memahami dan pengalaman .7.         Untuk mengembangkan pemikiran logis dan kreatif .8.         Untuk membuat integrasi pengembangan intelektual .9.         Untuk membuat pengembangan interpersonal10.     Untuk membuat hubungan individu untuk lembaga sosial, organisasi sosial dan budaya .11.     Untuk membantu orang menjadi sadar laku tubuh mereka, dan emosi di belakang mereka .12.     Untuk menjadi pengamat perilaku orang lain sehingga bahwa kita dapat membedakan senyum kaku yang lolongan kembali kesedihan dari satu sukacita mengungkapkan dan kesenangan .

 

 

Download File .Doc              Download File .PDF

 

 

 

Share Button
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Protected by WP Anti Spam