Archive for the Category » Pendidikan Luar Biasa «

Pengertian Pendidikan Agama3

Usaha mengembangkan pitrah manusia dengan ajaran Islam agar terwujud atau tercapai kehidupan yang makmur bahagia

SUMBER :

Sahminan Zaini, Prinsip-prinsip Dasar Konsepsi Pendidika Islam, (Jakarta : Kalam Mulia, 1980), h. 4

 

KONTRIBUTOR :

Admin/Webmaster

Share Button

Bentuk Pendidikan Luar Biasa

Bentuk-bentuk keterpaduan secara garis besar dikemukakan oleh Depdikbud (1986) sebagai berikut :

1).  Bentuk Kelas Biasa

Dalam bentuk keterpaduan ini, anak tunarunggu belajar di kelas biasa (kelas untuk anak mendengar) secara penuh dengan menggunakan kurikulum biasa. Dalam keterpaduan ini adanya guru pembimbing khusus yang hanya berfungsi sebagai konsultan bagi kepala sekolah, guru kelas/guru bidang studi, dan juga orang tua anak tunarunggu.

2).  Bentuk Kelas Biasa dan Ruang Bimbingan Khusus.

Pada keterpaduan ini anak tunarunggu belajar di kelas biasa dengan menggunakan kurikulum biasa serta mengikuti pelayanan khusus untuk bidang studi tertentu yang tidak dapat diikuti oleh anak tunarunggu bersama anak mendengar. Pelayanan khusus tersebut diberikan di ruangan bimbingan khusus oleh guru pembimbing khusus (GPK).

3).  Bentuk Kelas Khusus.

Dalam keterpaduan ini anak tunarunggu mengikuti program pendidikan sama dengan kurikulum SLB/Abdullah Ahmad secara penuh di kelas khusus pada sekolah umum yang melaksanakan program pendidikan terpadu. Keterpaduan semacam ini disebut juga keterpaduan lokal/bangunan atau keterpaduan yang sifatnya sosialisasi.

 

SUMBER :

Permanarian Somad, Orthopedagogik Anak Tunarungu, (Jakarta : Depdikbud, 1996), h. 73-74

 

KONTRIBUTOR :

Admin/Webmaster

Share Button

PP Tentang Pendidikan Luar Biasa

Peraturan Pemerintah No. 72 tahun 1991 tentang pendidikan luar biasa.

1).   Sekolah Luar Biasa untuk Anak Tunarungu (SLB/B).

Artinya penyelenggaraan sekolah mulai dari tingkat persiapan sampai pada tingkat lanjutan diselenggarakan dalam satu sekolah dengan seorang kepala sekolah.

2).   Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB).

Salah satu bentuk pelajaran pendidikan luar biasa untuk menunjang tercapainya pemerataan kesempatan untuk memperoleh pendidikan bagi anak luar biasa termasuk anak tunarungu adalah sekolah dasar luar biasa (SDLB). SDLB adalah sekolah pada tingkat dasar yang menampung tempat jenis kelainan yaitu, tunanetra, tunarungu, tungrahita, dan tunadaksa dalam satu atap.

3).   Kelas Jauh / Kelas Kunjung.

Kelas jauh / kelas kunjung adalah lembaga yang disediakan untuk memberi pelayanan pendidikan bagi anak berkelainan yang bertempat tinggal jauh dari SLB / SDLB.

 

SUMBER :

Permanarian Somad, Orthopedagogik Anak Tunarungu, (Jakarta : Depdikbud, 1996), h. 60

 

KONTRIBUTOR :

Admin/Webmaster

Share Button