Cara yang sama juga dilakukan oleh Edward Shils, seorang sosiolog Barat yang terkenal dengan kajian-kajian intelektualnya, dikutip oleh Azyumardi Azra berikut :
“Orang yang mencari “kebenaran” ; prinsip-prinsip yang terkandung dalam kejadian serta tindakan, atau dalam proses penyaluran hubungan antara pribadi (the self) dan hakekat (the essensial), baik hubungan yang bercorak pengenalan (cognitive), penilaian (approciative) atau pengutaraan (expresive).
SUMBER :
Azyumardi Azra, Esai-esai Intelektual Muslim dan Pendidikan Islam, (Jakarta : Logos, 1998), h. 32
KONTRIBUTOR :
Admin/Webmaster
Leave a Reply